<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Committee Against Sexual Abuse</title>
	<atom:link href="http://www.casabali.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.casabali.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Apr 2012 16:29:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>AFP called NGOs for Fight Child Sex Tourism</title>
		<link>http://www.casabali.org/2012/04/afp-called-ngos-for-fight-child-sex-tourism/</link>
		<comments>http://www.casabali.org/2012/04/afp-called-ngos-for-fight-child-sex-tourism/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 15:19:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Published]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.casabali.org/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Child-sex tourism (CST) is the commercial sexual exploitation of children by people who travel from one place to another and there engage in sexual acts with minors. Often, they travel from a richer country to one that is less developed, but child sex tourists may also be travellers within their own countries or region. &#8220;There<a href="http://www.casabali.org/2012/04/afp-called-ngos-for-fight-child-sex-tourism/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Child-sex tourism (CST) is the commercial sexual exploitation of children by people who travel from one place to another and there engage in sexual acts with minors. Often, they travel from a richer country to one that is less developed, but child sex tourists may also be travellers within their own countries or region.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;There are 1.194 Australian registered convicted sexual abuse flew from Australia last year and their first destination is Indonesia&#8221;, said Detective Superintendent Todd Hunter as the Australian Federal Police (AFP) National Coordinator Child Protection Operation during the Child Sex Tourism Symposium in Radisson Suite, Bangkok, 3-5 April.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/04/CST-Bangkok-1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-154" title="CST Bangkok 1" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/04/CST-Bangkok-1.jpg" alt="" width="640" height="360" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/04/Donna-AFP-1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-155" title="Donna AFP 1" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/04/Donna-AFP-1.jpg" alt="" width="640" height="360" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">The symposium invited delegates from Indonesia, Philippines, Thailand, Lao, Cambodia, and Vietnam as these countries have the highest case of child sexual abuse. The meeting also involving NGOs, AFP, CEOP, HSE, and Interpol as they agreed to fight against child sexual abuser. &#8220;We want to have standard reporting sheet for the NGOs when they find any suspicious movement by the sex offender in the community&#8221;, add Federal Agent Donna Brotherton during her presentation to approach the NGOs to works hand in hand.</p>
<p style="text-align: justify;">Committee Against Sexual Abuse also involved in the meeting as they trying to strengthen their works on combatting child sexual abuse in the island of Bali. The island still is the first tourist destination in the country.</p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.casabali.org%2F2012%2F04%2Fafp-called-ngos-for-fight-child-sex-tourism%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.casabali.org/2012/04/afp-called-ngos-for-fight-child-sex-tourism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Bahaya Pedofilia bagi Kelangsungan Anak Bangsa</title>
		<link>http://www.casabali.org/2012/03/workshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa/</link>
		<comments>http://www.casabali.org/2012/03/workshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2012 04:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Published]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.casabali.org/2012/03/workshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa/</guid>
		<description><![CDATA[Angka kejadian tindak kekerasan seksual terhadap anak, semakin tahun semakin meningkat. Namun tidak banyak yang memahami apa yang terjadi pada diri pelaku sehingga tega melakukan tindak kekerasan seksual tersebut pada anak-anak. Hal ini semakin menjadi tanda tanya besar ketika yang menjadi pelakunya adalah kaum pedofil. Hingga kini belum ada upaya penanganan maupun pencegahan yang maksimal<a href="http://www.casabali.org/2012/03/workshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Angka kejadian tindak kekerasan seksual terhadap anak, semakin tahun semakin meningkat. Namun tidak banyak yang memahami apa yang terjadi pada diri pelaku sehingga tega melakukan tindak kekerasan seksual tersebut pada anak-anak. Hal ini semakin menjadi tanda tanya besar ketika yang menjadi pelakunya adalah kaum pedofil. Hingga kini belum ada upaya penanganan maupun pencegahan yang maksimal dari komponen masyarakat serta aparat yang ada bagi para korban.<br />
​<br />
Untuk itu Committee Against Sexual Abuse (CASA) bekerjasama dengan Suryani Institute for Mental Health (SIMH) dan Federal Bureau Investigation (FBI) mengadakan Workshop “Bahaya Pedofilia Bagi Kelangsungan Anak Bangsa” pada Jumat, 16 Maret 2012 di Gedung Bank Indonesia Denpasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebanyak 250 orang pemuka masyarakat, guru, penegak hukum, pelaku pariwisata dan mereka yang terpanggil untuk menjaga anak-anak bangsa hadir pada pertemuan tersebut. Tiga orang anggota FBI bersama Prof Luh Ketut Suryani menjadi pembicara dalam acara tersebut. Pada kesempatan tersebut juga terungkap bahwa banyak masyarakat yang tidak memahami siapa dan apa bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kaum pedofil. &#8220;Jika Anda ada melihat orang asing mengajak anak-anak tolong minta nama, no paspornya serta tanggal lahir orang tersebut, silahkan menghubungi CASA atau FBI langsung&#8221;, seru Prof Suryani penuh harap untuk menjaga Bali terhindar dari bahaya kaum pedofil.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/03/20120320-195510.jpg"><img class=" aligncenter" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/03/20120320-195510.jpg" alt="Pedofilia workshop 2012.jpg" /></a></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.casabali.org%2F2012%2F03%2Fworkshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.casabali.org/2012/03/workshop-bahaya-pedofilia-bagi-kelangsungan-anak-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penanganan Kejahatan Eksploitasi Seksual Anak</title>
		<link>http://www.casabali.org/2012/03/penanganan-kejahatan-eksploitasi-seksual-anak/</link>
		<comments>http://www.casabali.org/2012/03/penanganan-kejahatan-eksploitasi-seksual-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 15:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Published]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.casabali.org/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Department of Justice US Embassy Jakarta dan Federal Bureau of Investigation (FBI) memiliki komitmen yang tinggi untuk memerangi kejahatan seksual pada anak dalam berbagai tingkat. Hal ini dibuktikan melalui workshop selama 4 hari yang diadakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 12-15 Maret 2012. Konferensi tentang kejahatan seksual terhadap anak di kawasan wisata menyepakati<a href="http://www.casabali.org/2012/03/penanganan-kejahatan-eksploitasi-seksual-anak/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Department of Justice US Embassy Jakarta dan Federal Bureau of Investigation (FBI) memiliki komitmen yang tinggi untuk memerangi kejahatan seksual pada anak dalam berbagai tingkat. Hal ini dibuktikan melalui workshop selama 4 hari yang diadakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 12-15 Maret 2012. Konferensi tentang kejahatan seksual terhadap anak di kawasan wisata menyepakati untuk membebaskan kawasan wisata di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, dari segala bentuk pariwisata seks anak.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami memiliki beberapa kasus yang melibatkan orang Amerika sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak, sehingga kami sangat membuka lebar upaya kerja sama dengan berbagai pihak, baik penegak hukum maupun dari LSM&#8221;, ungkap Todd Tombleson selaku Assistant Legal Atache dari FBI pada kesempatan workshop tersebut. Lombok sebagai salah satu daerah tujuan wisata memang memiliki catatan yang tinggi terjadinya kasus kekerasan seksual oleh orang asing di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"> <a href="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/03/Lombok-Workshop21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-145" title="Lombok Workshop2" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/03/Lombok-Workshop21.jpg" alt="" width="640" height="427" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Lombok Pedophile" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2012/03/Lombok-Pedophile.jpg" alt="" width="640" height="427" /></p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;">Sebanyak 40 orang peserta menghadiri pertemuan tersebut yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Workshop kali ini memang mengutamakan pada penguatan sisi penegakan hukum sehingga sebagian besar dari para peserta adalah dari kalangan kepolisian khususnya unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Pada kesempatan tersebut juga didatangkan khusus dari Amerika, dua orang pewawancara anak dari satuan khusus FBI. Kesempatan ini tentu tidak disia-siakan oleh para peserta untuk mengamati role play yang dipertunjukkan oleh Martha dan Cathy. </p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.casabali.org%2F2012%2F03%2Fpenanganan-kejahatan-eksploitasi-seksual-anak%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.casabali.org/2012/03/penanganan-kejahatan-eksploitasi-seksual-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Combating Child Sexual Exploitation</title>
		<link>http://www.casabali.org/2011/11/combating-child-sexual-exploitation/</link>
		<comments>http://www.casabali.org/2011/11/combating-child-sexual-exploitation/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 04:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Published]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.casabali.org/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Bali is one of several hot spots for the trade in child prostitution in Indonesia. Bali, Lombok and Yogyakarta are the preferred destinations for perpetrators who sexually exploit children. These are the places they visit to get the children. The children were trafficked to top tourist destinations, including Bali. The sexual exploitation of children is<a href="http://www.casabali.org/2011/11/combating-child-sexual-exploitation/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bali is one of several hot spots for the trade in child prostitution in Indonesia. Bali, Lombok and Yogyakarta are the preferred destinations for perpetrators who sexually exploit children. These are the places they visit to get the children. The children were trafficked to top tourist destinations, including Bali.</p>
<p><a href="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2011/11/Child-Sexual.jpg"><img class="size-full wp-image-67 aligncenter" title="Child Sexual" src="http://www.casabali.org/wp-content/uploads/2011/11/Child-Sexual.jpg" alt="" width="640" height="427" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">The sexual exploitation of children is quite rampant in tourist areas, including Bali, because there is a growing demand for it. To meet that demand, tourist areas recruit children and offer them to the perpetrators. The children are recruited locally or are sourced from other places using various methods.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Bali was the first island that implemented Indonesian child and protection law to against pedophiles in 2003&#8243;, said Professor Luh Ketut Suryani as the president of Committee Against Sexual abuse as she agreed to support the national coalition in combating child sexual exploitation in Bali.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.casabali.org%2F2011%2F11%2Fcombating-child-sexual-exploitation%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.casabali.org/2011/11/combating-child-sexual-exploitation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CASA Perangi Pedofilia di Singaraja</title>
		<link>http://www.casabali.org/2009/03/casa-perangi-pedofilia-di-singaraja/</link>
		<comments>http://www.casabali.org/2009/03/casa-perangi-pedofilia-di-singaraja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 03:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Published]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.casabali.org/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka memerangi tindak kriminal Pedofilia yang berdampak pada hancurnya masa depan anak, Committee Against Sexual Abuse (CASA) melakukan gerakan preventif dengan menyebarkan 1500 stiker dan 1500 poster. &#8220;Kami ingin memasyarakatkan kata pedofilia sehingga masyarakat tidak lagi tertipu oleh aksi kaum pedofil yang masih tetap menjadikan Bali sebagai daerah sasarannya&#8221;, ungkap dr Cokorda Bagus Jaya<a href="http://www.casabali.org/2009/03/casa-perangi-pedofilia-di-singaraja/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Dalam rangka memerangi tindak kriminal Pedofilia yang berdampak pada hancurnya masa depan anak, Committee Against Sexual Abuse (CASA) melakukan gerakan preventif dengan menyebarkan 1500 stiker dan 1500 poster. &#8220;Kami ingin memasyarakatkan kata pedofilia sehingga masyarakat tidak lagi tertipu oleh aksi kaum pedofil yang masih tetap menjadikan Bali sebagai daerah sasarannya&#8221;, ungkap dr Cokorda Bagus Jaya Lesmana, SpKJ disela-sela finishing pembuatan poster dan stiker di Denpasar, Senin (23/3) yang lalu.</div>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="max-width: 800px;" src="http://www.suryani-institute.com/wp-content/uploads/2009/03/poster-anti-pedofil-2009.jpg" alt="" /></p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=9b118b32-d3a4-4afb-9bfe-4b2fa529d886" alt="" /></div>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.casabali.org%2F2009%2F03%2Fcasa-perangi-pedofilia-di-singaraja%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.casabali.org/2009/03/casa-perangi-pedofilia-di-singaraja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

